-facebook..-

Author: Budiharja Kusuma // Category:
Akhir- akhir ini temen-temen gue mulai demam yang namanya Facebook.(baca: fesbuk)
Semua temen-temen gue yang dulunya maniak Friendster (disingkat FS), yang punya temen ampe beratus-ratus, yang ampe sekarang gue ragu kalo mereka kenal ama semua temen mereka itu, mulai beralih ke yang namanya Facebook (FB).
Mereka mulai meninggalkan FS mereka dan mulai beramai-ramai menambah temen mereka di FB. Bahkan gak sedikit gue ngeliat temen gue yang ngasih pesan, komentar(testy), bahkan bulletin yang kurang lebih isinya adalah mengajak teman-teman yang ada di daftar FS mereka untuk meng-add(istilah dalam menambah daftar teman) mereka di FB.
Bahkan ada temen sekelas gue, yang maniak FS, hanya dalam waktu 1 minggu, sanggup langsung meng-add hampir 200 anak. Gila! Dan kebiasaannya yang online ke FS tiap beberapa jam(lewat HP), kini juga beralih ke FB.

Gue jadi mikir, baik gak perubahan ini?
Dan pertanyaan yang dulu sempet muncul dipikiran gue waktu musim demam FS, kini muncul lagi,,
“baik gak sih yang namanya situs pertemanan ini, jika pemakainya kebanyakan salah dalam konsep tujuan dari situs in?”
“bukankah bersosialisasi dengan masyarakat sekitar didunia nyata adalah hubungan yang antar manusia yang sesungguhnya?”

Jika dilihat dari konsep situs pertemanan ini, sudah jelas bahwa tujuan dari dibuatnya situs pertemanan ini adalah agar setiap individu mampu berinteraksi dengan orang lain secara nasional maupun internasional dan juga sarana untuk mempermudah mengenalkan diri kita ke dunia luar secara lebih cepat dan luas.
Dengan adanya situs pertemanan ini, kita jadi semakin mudah untuk berinteraksi dan berkomunikasi secara global.

Tapi, apa jadinya jika masyarakat kita salah dalam menyingkapi?
Apa jadinya, jika anak remaja jadi lebih sering online di internet untuk membuka FS ataupun FB daripada berinteraksi dengan tetangga ataupun teman sepermainan?
Apa jadinya, jika anak kecil yang seharusnya tidak dapat memakai FS ato FB malah membuat profil dan umur palsu(dibuat 17 keatas) agar dapat membuat FS atopun FB dan mulai malas belajar?
Apa jadinya, jika bukan remaja saja, melainkan juga orang dewasa mulai sibuk di dunia maya untuk berkenalan dengan orang asing dan mulai melupakan tugas-tugas pokok mereka?

Gue jadi berpikir, kalo fenomena seperti ini sudah mulai tidak sehat lagi.Sudah mulai tidak sehat, ketika situs pertemanan ini sudah mulai jadi hal terpenting. Lebih penting dari kewajiban dan hal-hal yang seharusnya mereka lakukan.
Sudah mulai tidak sehat, jika situs perteman ini digunakan secara berlebihan dan melebihi batas. Kita semua tahu, segala yang berlebihan adalah tidak baik.

Lalu, bagaimana sikap kita dalam menanggapi hal ini?
Mengapa masyarakat kita kurang dalam melihat konsep dan tujuan dari situs pertemanan ini?

Apa yang salah?

Sikap masyarakat kita?

Atau perkembangan teknologi?


Djarum Black Night Slalom
Black In News
Black Car Community


4 Responses to "-facebook..-"

Jeanne M. Wigoena Says :
28 Februari 2009 23.22

hmm.. kalo aku sih bener2 merasakan manfaat nya facebook soal nya bisa ketemu temen2 yg tinggal nya nun jauh dsanaaa..
trus kalo abis reunian atau apa.. sharing pics d facebook jauh lebih gampang! tinggal di-tag aja, sudah jadi punya kita.. asal ama yg nge-upload g diapus ajah.. haha..

lam kenal (^^,)*

vie_cuap-cuap Says :
3 Maret 2009 02.23

iya FB banyak manfaatnya kok

aplikasinya jg lebih bagus

asal jangan lupa waktu ajah

ho..ho..

-boot_d- Says :
7 Maret 2009 10.11

iya... bener...

FB banyak manfaatnya, asal gak lupa waktu aja...

hehe...

mardee Says :
9 Maret 2009 23.34

bermanfaat atau tidak tergantung yang menggunakan..

Posting Komentar